Apa Musik Yang Kalian Dengar Saat Pendakian

Biasanya apa sih yang kalian dengerin waktu dalam pendakian? Apakah musik metal? apa musik indie? Yuk kita coba bahas tentang musik-musik yang bisa menemani kalian selama pendakian.

Areingers pasti punya musik favorit dong, musik yang selalu menemani perjalanan kalian kemanapun. Entah itu di mobil, di motor, atau di tempat-tempat lainnya. Tahukah kalian bahwa musik juga dapat membawa suasana lebih baik dalam mengerjakan sesuatu?

Metal

Musik-musik metal seperti Seringai, Dead Squad, Metalica, Bahkan System Of A Down merupakan musik-musik favorit mimin nih dalam mengerjakan pekerjaan atau sedang olah-raga. Karena beberapa artikel mengatakan bahwa musik-musik adrenaline ini dapat meningkatkan kinerja kita dalam mengerjakan atau melakukan sesuatu. Jika kita terus menjaga mood dengan adrenalin yang tepat, Kita akan merasakan adrenalin yang sama dengan musik tersebut. Sudah coba?

Pop

Musik-musik pop juga disukai oleh pendaki untuk didengarkan dalam pendakian. Setidaknya, mereka bisa bergumam bernyanyi sambil mendengarkan lagu-lagu pop, entah itu Indonesia atau mancanegara. Yang pasti, mood dalam lagu-lagu Pop ini cocok untuk menemani perjalanan pendakian kalian.

Indie

Nah ini dia nih, Musik Indie yang merupakan musik ter-favorit untuk para pendaki. Ada Angsa dan Serigala, Fiersa Besari, fourtwenty, Stars And Rabbit, dan masih banyak lagi nih musik-musik Indie yang sering didengarkan oleh pendaki untuk menemani perjalanan pendakian mereka. Pasalnya, Musik Indie memiliki lirik-lirik syahdu dan kaya akan maka, Jadi para pendaki baper akan lebih merasa ditemani. ya kan?

Nah Areingers, apa jenis musik yang menemani kalian di dalam pendakian? Tapi ingat ya Areingers, apapun jenis musik kalian, hargailah pendaki lainnya. Jangan membuat kegaduhan yang dapat mengganggu pendaki lain, dan juga jangan membawa speaker yang dapat menjadi polusi suara bagi pendaki lain. 

Untuk mimin, apapun jenis musiknya, di dalam pendakian, adakalanya kalian akan merasa lebih baik dengan musik alam. Ya, musik yang berasal dari suara dedaunan, hewan-hewan sekitar, dan angin yang berhembus dan bergesekan pada pohon dan tanah. Salam Lestari!

// //