Apa Yang Harus Dilakukan Ketika Tersesat

Tersesat ketika mendaki gunung atau ketika trekking adalah hal yang cukup menakutkan bagi para pendaki bahkan yang sudah pengalaman sekalipun. Tersesat di tengah hutan tentunya berbeda dibandingkan dengan tersesat di tengah kota atau di daerah yang tidak Anda kenali nama tempatnya. Beberapa hal yang bisa menyebabkan orang bisa tersesat saat pendakian gunung misalnya adalah karena pikiran yang ke mana-mana sehingga tanpa sadar mengambil jalur yang salah, sulit menemukan jalan kembali ketika sedang menjelajah sendiri misalnya karena ingin buang air agak jauh dari tenda, bisa juga karena kondisi di alam yang bisa merubah topologi misalnya karena hujan maka lumpur menutupi jalur yang sebenarnya, atau karena kabut yang mengurangi kemampuan penglihatan pendaki, dan sebagainya. Apa saja yang bisa Anda lakukan jika berada di situasi darurat seperti ini?

Tetap tenang dan jangan panik

Begitu Anda panik maka kemampuan berpikir logis Anda akan semakin tertutup padahal Anda akan sangat membutuhkannya untuk mencari cara agar bisa selamat. Kebingungan saat tidak bisa menemukan jalan adalah hal yang wajar tapi langsung ambil nafas dalam-dalam untuk menjernihkan pikiran dan sebaiknya tidak langsung melesat ke arah yang tidak tentu atau bahkan Anda duga merupakan jalan yang benar. Tenangkan diri kemudian ingat-ingat kembali perlengkapan apa saja yang Anda bawa dengan menggunakan backpack yang Anda bawa siapa tahu ada yang bisa digunakan untuk survival.

Mulai berpikir dan kumpulkan informasi

Setelah mengeluarkan barang outdoor yang bisa berguna untuk survival misalnya pisau, senter, dan sebagainya, saatnya untuk mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya dari lingkungan Anda. Lihat arah matahari untuk menentukan dari arah mana Anda berasal, jika memungkinkan carilah tempat yang lebih tinggi untuk memiliki sudut pandang yang lebih luas untuk membantu menemukan titik-titik yang bisa ditelusuri misalnya pohon tertentu, aliran air, maupun landmark lainnya. 

Mencari tanda-tanda kehadiran manusia

Hal selanjutnya yang bisa dilakukan jika tersesat saat sedang adventure adalah mengamati dan mencari tanda-tanda yang menandakan manusia pernah sampai ke area tersebut. Misalnya sampah-sampah plastik, sisa perkemahan, kayu-kayu yang dibakar, bekas puntung rokok, dan tanda-tanda manusia lainnya. Kemudian coba telusuri jejaknya untuk membantu menemukan arah datangnya manusia-manusia tersebut dan bisa jadi Anda akan menemukan adanya jalan yang bisa membawa Anda keluar dari situasi tersesat. 

Rencanakan perjalanan dengan hati-hati

Lakukan perjalanan keluar dengan hati-hati, Anda bisa menandai setiap jejak yang Anda ambil dengan menggunakan ranting atau benda-benda alam lainnya sehingga untuk setiap jejak yang buntu Anda bisa kembali ke titik semula dengan menelusuri tanda yang sudah Anda buat. Sebaiknya cari jalur yang menurun karena biasanya daerah lembah adalah daerah yang lebih banyak dipilih orang untuk bermukim dan lebih besar kemungkinan Anda bisa keluar dari hutan apabila turun dibandingkan dengan naik ke puncak. 

Dan yang pasti, tonton terus video SURVIVAL TIPS yang ada di YouTube Channel Arei Outdoor Gear yang dipandu oleh Tyo Survival ya guys.