Bawa Turun Sampahmu!

Miris rasanya harus menulis lagi tentang sampah, karena belum lama ini pula mimin merasa sedikit bahagia karena alam mempunyai waktunya untuk bernafas lega, dan mengembalikan keasrian mereka. Memang betul sedih pula mimin karena tidak bisa naik gunung, tidak bisa camping selama masa pandemi berlangsung. Akan tetapi, ada rasa bahagia untuk alam yang sedang beristirahat sejenak, untuk memperbaiki, untuk menumbuhkan kembali keasriannya.

Belum lama ini, beberapa gunung dibuka, dan akhirnya momen 17 Agustus 2020 pun diisi dengan keramaian di gunung, sorak bahagia para pendaki bisa kembali menikmati alam, camping, dan merayakan momen Agustusan diatas gunung, seperti biasa yang para pendaki lakukan. Akan tetapi, miris rasanya harus menulis tentang apa yang tidak dibawa oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, Sampah.

Seperti yang kita tahu, sampah adalah musuh alam yang paling besar. Sampah merupakan salah satu perusak alam yang berkontribusi lebih besar dibandingkan kerusakan alam lainnya. Kita bisa berpikir bahwa sampah yang dibuang mungkin tidak seberapa banyak, akan tetapi jika kita lihat ratusan yang berdatangan, apakah sebaiknya kita berpikir ulang untuk meninggalkan sampah tersebut?

Areingers pasti tidak ingin melihat gunung yang tercinta, alam yang asri kotor bukan? yuk bawa turun lagi sampah kita. Tidak perlu menjadi tuntutan dalam hal yang tertulis, kita bisa menyadari itu untuk diri sendiri, makin kita jaga alam ini, makin asri pula alam ini, dan nikmat yang bisa kita rasakan akan semakin besar kedepannya. Salam Lestari!