Camping Ground Keluarga Jadi Solusi

Kali ini, mimin akan sedikit berbagi cerita saat mimin dan tim Arei melakukan photoshoot dan Video Shoot di salah satu camping ground yang ada di Bandung Timur. Ternyata, disaat pendemi yang terjadi sekarang. Banyak yang melakukan pelarian bersama keluarganya untuk melakukan camping di area yang ada di camping ground terdekat di kota mereka. Saat ini, memang gunung-gunung membludak, dan banyak sekali para pendaki yang melakukan pendakian di gunung-gunung tertentu. Nah, ada sedikit yang berbeda nih di beberapa object wisata camping ground di daerah-daerah tertentu.

Ternyata, walaupun beberapa camping ground memang ditutup, akan tetapi camping ground tertentu menjadi salah satu incaran sebagian pendaki dan pecinta alam untuk melakukan camping seharian di camping ground. Bahkan mereka terlihat membawa seluruh anggota keluarganya untuk merasakan kenikmatan dan ketenangan di alam bersama-sama. Mimin sempat berpikir sejenak, apakah puas dengan camping seharian dan tidak boleh bermalam? ternyata, kepuasan tersendiri terbawa di suasana ini, karena mereka bersama keluarga tercintanya, jadi nampaknya seharian menikmati alam di camping ground menjadi salah satu solusi yang menyenangkan bagi sebagian pendaki.

Ada juga beberapa camping ground yang memang sudah membuka kembali object wisatanya. Dan itu menjadi solusi terbaik untuk camping bersama keluarga. Menurut mimin, daripada mereka harus melakukan pendakian yang mana untuk saat ini para pendaki sedang ramai berbondong menyerbu gunung yang mereka incar sebelum pendemi, lebih baik ke camping ground dan menghabiskan waktu bersama saudara-saudara mereka. Mimin pun jadi ikut menikmati suasana ini, Melihat senda gurau mereka diiringi suara daun yang bergesekan, tawa ceria dari anak-anak yang diiringi langkah lari mereka yang menjadi suasana ini makin menyenangkan.

Areingers, kenapa nggak melakukan hal yang sama? setidaknya sedikit memberikan solusi untuk kalian yang kangen ke alam, kangen naik gunung, dan kangen camping. Memang sih, nikmatnya berbeda dengan nikmat nanjak di gunung, Tetapi, coba rasakan walau sekali, karena tawa dan keceriaan keluarga pasti akan mengobati rindu kita pada nikmatnya naik gunung. Yuk coba bareng-bareng, siapa yang mau camping bareng mimin nih? kuyy..