Kangen Gunung di Masa Pandemi

Masa seperti ini memang membuat kita stress, hampa, kangen yang berlebih terhadap Gunung Indonesia, tetapi lambat laun mimin sadar, bahwa banyak sekali manfaat yang ada ketika Pendemi ini terjadi. Walaupun menimbulkan banyak kerugian, banyak sekali kekecewaan, dan banyak sekali yang berguguran di medan perang melawan virus ini. Kita harus mengambil banyak sekali hikmah yang terjadi di masa seperti ini. Alam sedang beristirahat, membenahi bumi ini. Demi kebaikan kita bersama.

Apa saja sih yang dikangenin di gunung?

  • Ngopi Bareng

Terkadang kita sadar bahwa ngopi di rumah, di kafe, bahkan saat malem mingguan bareng pacar, itu beda banget saat kita ngopi bareng teman yang baru kenal dari tenda sebelah. Hebat banget ya rindu ini, tak terbendung.

  • Kentut Dalam Tenda

Jorok sih memang, tapi sebenarnya itu juga hal iseng yang dilakukan banyak orang, tapi bukan masa itu yang dikangeninnya, tapi sama orang yang kentut dalam tenda itu. Si pemecah sunyi di malam hari, si pemecah keheningan dalam tenda, bahkan dialah orang yang kita kangenin, nggak ada dia.. pendakian ini serasa hampa.

  • Tidur di Track pendakian

Coba siapa yang kalian inget saat baca tulisan ini? Tidur di track adalah salah satu hal yang ngangenin juga loh guys, kenapa nggak kalian coba suatu saat nanti jika pendemi ini berakhir, cobain deh tidur bentar di track pendakian.

  • Masak-masak ala restoran

Biasanya malah kita nggak pernah masak dirumah, di gunung kita masak mewah, walaupun Cuma indomie, nasi liwet, telur mata sapi, mungkin juga bakar daging atau bikin sandwich.. duhh jadi pengen cepet-cepet camping bareng Areingers nih

Intinya, jangan lupa setelah pendemi ini berakhir, jangan jadikan naik gunung nanti sebagai balas dendam. Karena bisa membahayakan kalian pada akhirnya, kalian boleh kok naik gunung, tapi sadari bahwa angka pendakian nanti akan sangat membludak jika kita menganggap itu sebagai balas dendam rindu kita pada gunung.