Kenali Tentang Lead Climbing, Speed Climbing, dan Bouldering

Berpetualang bukan hanya di alam saja loh, tapi juga bisa dalam kompetisi olahraga untuk menjadi juara. Disini nyali Areingers tertantang untuk menaklukan medan, dan Areingers bersaing untuk menjadi yang terhebat. Inilah saatnya nama Areingers akan terukir didunia kompetisi atau Areingers jadi saksi kemenangan mereka.

Perlu Areingers ketahui, kategori kompetisi panjat dinding sebenarnya ada bermacam-macam yaitu sebagai berikut:

 

1. Lead Climbing

Pada kategori lead climbing ini pemanjat memanjat jalur pemanjatan dimana pemanjat memasang peralatan pengaman dan diamankan oleh seorang pengaman (belayer) dari bawah. Jenis pemanjatan lead climbing yaitu runner to runner dimana  pemanjat memanjat dari bawah dengan mengaitkan tali pengaman ke quickdraw yang sudah dipasang pada hanger (runner), dan runner terakhir yang dipasang pada jalur pemanjatan menjadi top (puncak) untuk pemanjat capai. Penilaian kategori ini ditentukan oleh titik tertinggi yang dicapai pemanjat dengan waktu yang tercepat. Biasanya diberikan alokasi waktu 5-7 menit disetiap pemanjatan. Tergantung dengan tinggi dinding (wall), dan tingkat kesulitan jalur yang dibuat oleh pembuat jalur (route setter)

2. Speed Climbing

Pada kategori speed climbing ini dua pemanjat beradu cepat untuk mencapai top dengan tali yang sudah terpasang pada anchor. Speed climbing yang diperlombakan di Indonesia ada 3 yaitu speed track, speed classic, dan speed world record.

 

  • Speed Track yaitu kategori speed climbing yang karakter temboknya sudah terdapat pegangan tanpa dipasang point/hold untuk pemanjatan.
  • Speed Classic yaitu kategori speed climbing dengan dua pemanjat beradu cepat untuk menepuk top atas yang telah juri pasang untuk finish/top.
  • Speed World Record yaitu kategori speed climbing yang point/hold nya mempunyai bentuk/ karakter yang khusus untuk speed world record dengan dua pemanjat beradu cepat untuk menepuk top atas yang telah juri pasang untuk finish/top.

 

3. Bouldering

Bouldering adalah olah raga seni panjat memanjat di bebatuan besar, tebing ataupun dinding yang relatif tidak terlalu tinggi, dengan ketinggian antara 2-5 meter tanpa menggunakan pengaman tali ataupun harness yang ada hanya matras yang diletakkan dibawah untuk mengantisipasi jatuhnya pemanjat. Dalam gerakannya mementingkan aspek gymnastic dengan kelincahan dan kekuatan tenaga penuh. Perlombaan kategori boulder ini biasanya dipertandingkan pada tebing buatan diatas matras keselamatan (matras tebal 50-80cm). Pemanjatan jalur pendek/boluder dilakukan tanpa tali dan dilengkapi dengan matras pendaratan untuk keamanaan. Jumlah jalur Boulder yang berhasil diselesaikan menentukan peringkat pemanjat. Kompetisi boulder normal biasaya terdiri dari bapak kualifikasi dengan 5 jalur pemanjatan, bapak semi final dengan 4 jalur pemanjatan dan babak final dengan 4 jalur pemanjatan yang harus diselesaikan.Sedangkan dalam perlombaan bouldering yang dinilai hanya point bonus dan top.