Kenapa Banyak Gunung yang Ditutup Akhir-Akhir ini? Inilah 3 Jawaban Pastinya

Travelling dengan mendaki suatu gunung memang menjadi sebuah tantangan dan bisa dianggap sebagai penjelajahan yang berbeda. Kenapa banyak sekali gunung yang ditutup akhir-akhir ini? Bagi Areingers yang sudah siap mendaki namun mendapatkan berita gunung yang dituju ternyata ditutup secara tiba-tiba tentu sangat kecewa. Sebenarnya ada alasan pasti mengapa gunung tersebut ditutup untuk pendakian. Bagi Areingers yang hendak mendaki suatu gunung, kalian tentu perlu mencari tahu terlebih dahulu status gunung tersebut sehingga kalian bisa terhindar dari berbagai hal buruk. Mencari peralatan mendaki juga penting untuk menemani pendakian Areingers secara lebih maksimal. Areingers bisa melihat Instagram Arei untuk mendapatkan update peralatan-peralatan keselamatan yang dibutuhkan selama Areingers melakukan pendakian. 

Cuaca yang Ekstrim

Sebuah gunung akan ditutup untuk semua macam pendakian jika ada cuaca ekstrim. Cuaca tentu sangat penting ketika Areingers melakukan pendakian. Cuaca ekstrim tersebut meliputi curah hujan yang sangat tinggi, hujan dengan disertai badai, hujan dengan petir menyambar, dan cuaca buruk lainnya. Ketika curah hujan sangat tinggi akan terbentuk kabut yang mengganggu pendakian karena jarak pandang yang sangat terbatas.

Adanya Pencarian Survivor

Gunung akan ditutup untuk pendakian apabila sedang ada pencarian survivor yang hilang. Untuk memaksimalkan pencarian pendaki yang hilang maka gunung memang ditutup. Selain itu, adanya pendaki yang hilang juga menjadi sebuah pertanda bahwa sebaiknya pendakian ditutup sehingga tidak menambah korban atau pendaki hilang lagi. Gunung ditutup sampai batas waktu tertentu misalnya ketika pendaki hilang sudah ditemukan atau batas waktu pencarian sudah terlalu lama.

Adanya Perawatan Ekosistem

Alasan lain mengapa gunung ditutup adalah adanya pemeliharaan atau perawatan ekosistem di gunung. Hal ini biasanya dikarenakan banyak hutan yang gundul dan perlu dilakukan penanaman kembali, perawatan jalan untuk pendaki, pembersihan gunung dan lain sebagainya. Ketika gunung-gunung tersebut sudah dinyatakan aman untuk Adventure Areingers bisa melakukan pendakian kembali.