Membangun kesadaran diri saat Pendakian

Mungkin ini adalah tulisan ter-basi yang pernah mimin buat untuk Areingers. Beribu himbauan yang diberikan bahkan sering sekali mendapatkan pertanyaan yang tajam dari para netizen di sosial media yang ada di official Instagram @areioutdoorgear.

“Himbauan terus, udah mulai dari diri sendiri?”
“Foto sampah terus, bukannya diambil malah difoto”

Himbauan adalah salah satu bentuk peduli kita terhadap 2 hal, Peduli sesama, dan peduli lingkungan. Himbauan juga dibuat untuk Areingers, karena mimin paham sekali bahwa Areingers merupakan pendaki-pendaki yang peduli sekali dengan kebersihan dan juga menyayangi Alam yang diciptakan Tuhan ini. Maka dari itu tidak ada kata bosan untuk mimin memberikan himbauan bahkan ajakan untuk tidak naik gunung jika hanya ingin membuang sampah sembarangan.

Foto bisa menjadi pisau bermata dua yang disampaikan. Salah satunya adalah polemik dimana kita tidak bisa menyebarkan berita yang positif tentang tidak menginjak area konservasi dan lainnya. Area Konservasi adalah area yang dilindungi, jangankan untuk melewati, menginjak Area konservasi pun sudah ada hukumnya. Beberapa kali ada himbauan dari Arei untuk tidak melewati jalur atau area konservasi. Karena memang dilarang, dan karena ada dampak setelah para pelaku lewat. Salah satunya adalah kerusakan Alam. Tak lain dan tak bukan, perasaan teriris ini datang tiba-tiba ketika kami mendengar berita tersebut.

Dalam beberapa hal, yang bisa mimin sampaikan untuk Areingers adalah, Jagalah alam ini seperti halnya kita menjaga diri kita sendiri, bagi pendaki yang sudah berkeluarga, jaga alam ini seperti kalian menjaga keluarga kalian sendiri. Karena efeknya pun besar, bukan hanya untuk kita, tetapi untuk generasi setelahnya. Pada intinya, Ini bukan tentang kita sendiri, tetapi tentang kita, keluarga kita, dan generasi setelahnya. Kesadaran diri saat mendaki, Bawa turun sampah yang kita bawa. Minimal itu yang bisa dilakukan. Itu sudah banyak sekali membantu. Jangan lupa ya Areingers.