Menjadi Pendaki Yang Bijak

Siapa sih yang tidak ingin mendaki gunung? Pastinya ada banyak orang yang menginginkannya karena selama pendakian ada banyak hal seru dan menantang yang bisa dilakukan. Namun menjadi seorang pendaki itu juga harus cerdas dan bijak, lho! Jangan hanya mementingkan diri sendiri saja. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa hal yang perlu areingers ketahui bagaimana menjadi pendaki yang cerdas.

Pentingnya menaati peraturan dan disiplin

Pada dasarnya menjadi pendaki yang cerdas bukan hanya untuk kenyamanan dan keselamatan diri sendiri saja, namun juga harus bertanggung jawab kepada Tuhan, alam, keluarga, dan teman. Selain itu, bukan hanya menaati peraturan yang berlaku saja, namun areingers pun juga perlu menghormati etika konservasi. Rata-rata gunung yang telah masuk kawasan konservasi, seperti Taman Nasional telah memiliki peraturan baku bagi para pendakinya. Nah, ketika areingers menaati semua peraturan yang ada, maka 50% perjalanan sudah berhasil dilakukan. 

Misalnya saja membawa perlengkapan standar untuk mendaki seperti menggunakan sepatu gunung yang menutup mata kaki, jaket, baju hangat, perlengkapan P3K, dan sebagainya. Namun ternyata banyak yang tidak mematuhi peraturan ini, bahkan sering mengabaikannya. Nah, ketika hal ini diabaikan begitu saja, tidaklah mengherankan jika para relawan perlu mengevakuasi mayat atau korban karena hipotermia. Pastinya, areingers tidak ingin mengalami kejadian seperti ini, kan? Untuk itu, selalu patuhi peraturan dan jangan lupa selalu disiplin dimanapun areingers berada.

Latihan 

Seperti yang diketahui bahwa gunung bukanlah mall maupun tempat wisata umum. Namun gunung merupakan alam liar dan sebagai tempat wisata terbatas. Sehingga dibutuhkan syarat khusus agar bisa sampai ke sana. Areingers membutuhkan latihan serius agar bisa bertahan hidup ketika naik gunung. Dan sangat penting juga untuk berlatih bagaimana caranya menghadapi kondisi kritis, harus berwawasan luas, dan juga perlu mengetahui bagaimana menangani korban. Saat hal ini belum dimiliki, maka sebaiknya areingers tidak menginjakkan kaki terlebih dulu ke gunung Indonesia. Karena hal ini akan sangat berbahaya dan merepotkan untuk areingers sendiri.