Pengalaman melepas Tukik Di Ujung Genteng - Sukabumi

Pantai Ujung Genteng yang berlokasi di Sukabumi, Jawa Barat adalah kawasan pesisir pantai yang cukup indah dan diminati banyak wisatawan untuk sekedar bermain di pantai atau untuk berkunjung ke Lokasi Konservasi Penyu Pangumbahan. Disana kita bisa ikut menyaksikan pelepasan tukik atau anak penyu ke lautan.

Memang lokasi Konservasi Penyu Pangumbahan ini agak tersembunyi, jaraknya sekitar 4,3km dari area Pantai Ujung Genteng. Kira-kira 30 menit kalau naik mobil melewati jalan yang agak becek dan berbatu. Tapi jangan nyerah dulu.. Areingers pasti gak akan nyesel setelah sampai di Lokasi.

Untuk masuk ke Lokasi ini, dikenakan biaya Rp 10.000 untuk masuk dan parkir kendaraan. Konservasi Penyu Pangumbahan ini buka 24 jam, tapi proses pelepasan tukik selalu dilakukan pukul 5 sore (hampir setiap hari, pada umumnya). Walau tidak disediakan pemandu wisata secara khusus, namun memasuki area Konservasi yang cukup luas, pengunjung akan banyak melihat papan-papan infografis seputar penyu; jenis-jenis penyu, habitat serta informasi mengenai situasi saat ini dimana keberadaan penyu terancam punah.

Sebelum masuk ke area pengeraman dan penetasan telus, ada baiknya kita memasuki kolam sentuh untuk melihat penyu-penyu yang dirawat didalam ruangan untuk dijadikan bahan penelitian, ada juga tukik-tukik yang sedang dipersiapkan untuk dilepas di sore hari.

Oh iya, walaupun namanya kolam sentuh, kita dilarang untuk menyentuh tukik, namun kita diperbolehkan untuk menyentuh penyu dewasa yang berada di kolam. Jika beruntung, biasanya akan ada petugas yang menemani kita di dalam kolam penyu dan dengan baik hati bercerita mengenai penyu-penyu yang sedang dirawat di Pangumbahan ini.

Area penetasan telur merupakan area kebun yang dipagari dimana didalamnya terlihat ada keranjang-keranjang yang dikuburkan di pasir. Melewati area ini kita akan diarahkan menuju pantai berpasir kuning yang cantik, yang nantinya akan menjadi tempat pelepasan tukik.

Jauh dari suara kendaraan, hiruk-pikuk perkotaan, pantai ini sangat cantik dan ombaknya tergolong besar dan liar sehingga pengunjung tidak disarankan untuk berenang ataupun bermain di sekitar laut. Walaupun hanya memandang, kita tetap tidak bisa berhenti kagum dengan ambience yang ada di tempat ini.

Sedikit tips ketika ingin berkunjung Pantai Ujung Genteng, Pastikan tidak berpapasan dengan arah angin barat, karena itu akan menyebabkan sampah-sampah yang dibuang sembarangan naik ke pantai ujung genteng sehingga pantai nya akan terlihat kotor.

Tepat pukul lima sore, beberapa petugas konservasi datang memasuki area pantai melalui pintu masuk yang hanya satu-satunya, masing-masing membawa keranjang di tangan kanan dan kiri berisikan tukik. Satu keranjang bisa berisi hingga 100 tukik. Ya, memang pelepasan tukik ini per harinya bisa di kisaran ratusan hingga 1.000 ekor.

Pengunjungpun diajak untuk berdiri sejajar membentuk setengah lingkaran menghadap pantai. Sebelumnya petugas mengingatkan agar pengunjung tidak ada yang berinteraksi dengan tukik melalui sentuhan, agar mereka tidak mengendus bau manusia dan bisa hidup di alam bebas. Kegiatan foto dan video boleh dilakukan asal tidak menghalangi tukik berjalan ke arah pantai.

Dan mulailah tukik-tukik dilepas untuk mereka merangkak di antara pasir menuju laut lepas, sebagian yang beruntung tidak perlu membuang energi, karena ombak sesekali datang menjemput dan mereka menuju laut, sehingga mereka bisa langsung belajar berenang.

Melihat lihat tukik-tukik lucu yang berlari ke arah lautan bebas itu sangat menyenangkan hati, dan bisa melengkapi perasaan liburan ketika berkunjung ke pantai ujung genteng