Tips berkemah dipantai yang wajib diketahui

Menikmati akhir pekan yang menyenangkan bisa dilakukan dengan berbagai aktivitas di luar ruangan, salah satunya adalah kemping. Jenis kegiatan ini tidak membutuhkan biaya yang besar namun bisa memberikan kesenangan yang maksimal. Dengan berkemping seorang traveler secara tidak langsung telah melakukan penghematan pada sektor akomodasi penginapan. Untuk liburan singkat semisal weekend, traveler dapat memilih pantai sebagai tempat menggelar tenda dan bermalam disana.

Kemping adalah kegiatan yang susah-susah gampang dilakukan jika pantai adalah medianya. Mendirikan tenda pun tidak asal-asalan, ada beberapa trik khusus yang harus di pahami oleh seorang traveler yang mau kemping di pantai. Agar kempingmu berjalan lancar dan mengasyikkan, sebaiknya Areingers baca dulu tips-tips berikut ini.

 

Sebelum Kemping Perhatikan Dulu Cuaca

Kemping adalah kegiatan outdoor dimana seseorang akan tinggal di dalam tenda yang dipasang di ruangan terbuka termasuk pantai. Oleh sebab itu cuaca sangat berpengaruh terhadap sukses tidaknya kemping tersebut. Meskipun tenda terbuat dari parasut yang tahan air tapi hujan akan membuyarkan aktivitas pendukung lainnya seperti gagal memandang taburan bintang dan yang paling apes adalah tidak bisa membuat api unggun. Kita semua pasti sepakat bahwa kemping tanpa api unggun bagaikan sayur tanpa garam.

Untuk itu sebelum berangkat kemping pastikan dulu cuaca disekitar lokasi. Hujan memang tidak bisa diprediksi secara pasti kapan turun namun dengan melihat gejala alam seperti mendung yang mulai mengumpul bisa menjadi acuan kita untuk memperkirakan apakah akan turun hujan atau tidak. Yang paling gampang adalah memilih hari diluar bulan-bulan musim hujan.

 

Kenali Penanggalan Hijriyah dan Waktu Bulan Purnama untuk Mengetahui Pasang Surut Air Laut

Secara teori, pasang surut air laut dipengaruhi oleh gravitasi bulan terhadap bumi. Biasanya laut akan mengalami pasang tinggi saat puncak bulan purnama yang terjadi setiap tanggal 15 pada penanggalan hijriyah. Jadi patokan orang kemping di pantai adalah tanggal hijriyah bukannya masehi. Dengan mengetahui penanggalan ini, Areingers bisa memprediksi kondisi laut saat itu juga.

Setelah tahu tentang penanggalan hijriyah, traveler dapat memutuskan dimana harus mendirikan tenda yang aman dari terjangan gelombang pasang. Kalau tidak hafal dengan tanggal hijriyah, Areingers bisa tanya pada penduduk setempat mengenai batas maksimal pasang air laut di pantai jika Areingers kempingnya di pantai yang dekat dengan penduduk sekitar. Untuk lebih amannya, bangunlah tenda yang agak jauh dari bibir pantai atau kawasan yang dirasa aman saat pasang terjadi. Kalian pasti tidak ingin saat tengah tertidur lelap tiba-tiba tenda hanyut tersapu ombak.

 

Cari Tempat yang Agak Tertutup Untuk Membangun Tenda

Bukan hanya ombak saja yang perlu Areingers perhatikan saat merakit tenda namun juga keadaan angin. Untuk diketahui bahwa umumnya pada malam hari angin di pinggir pantai lebih kencang dari tempat lainnya. Yang harus Areingers lakukan adalah memasang tenda di tempat yang terlindungi dari terpaan langsung angin laut.

Areingers bisa memilih tempat-tempat terlindung seperti di balik pepohonan atau semak-semak. Objek-objek ini akan secara otomatis meredam tiupan angin yang menerpa tenda. Namun perlu diperhatikan juga jika memilih membangun tenda di balik semak-semak, pilihlah semak-semak yang tidak terlalu lebat pasalnya untuk antisipasi bersarangnya hewan di dalam semak tersebut. Cari tempat yang cukup luas yang bisa digunakan juga untuk memasak dan membuat api unggun.

 

Memilih Kawasan Berpasir Padat dan Trik Membuat Api Unggun di Pasir

Agar tenda tidak terbawa angin maka dibutuhkan patok untuk menahannya. Jika kemping di gunung menancapkan patok adalah hal yang gampang mengingat keadaan tanahnya yang padat, lantas bagaimana dengan di pantai yang penuh dengan pasir? Tidak semua bagian pantai berupa pasir gembur, kawasan yang agak jauh dari bibir pantai biasanya memiliki pasir yang lumayan padat. Tempat ini yang paling pas untuk mendirikan tenda dengan patok yang menancap biar mantap.

Sedangkan membuat api unggun di pasir pantai juga bukan hal sepele yang mudah dilakukan. Malam hari angin pantai akan berhembus cukup kencang. Cukup sulit untuk sekedar menyalakan api apalagi membuat api unggun. Namun kalian tidak perlu khawatir sebab ada trik jitu yang dapat kalian tiru. Sebelum menumpuk kayu, bikin dulu galian pasir sedalam kira-kira 10-15 cm, fungsinya sebagai pondasi. Dari dalam galian ini Areingers bisa menyalakan api dengan mudah. Tapi ingat matikan api unggun sebelum tidur ya!

 

Menjaga Kebersihan Peralatan dan Bagian Dalam Tenda

Pasir pantai sangat mudah menempel di kulit sehingga hampir dipastikan jika bermain di pinggir pantai pasti ada bagian tubuh yang kotor terkena pasir. Oleh sebab itu sebelum masuk ke dalam tenda pastikan dulu jika kalian sudah steril dari pasir. Sebab tidur dengan kondisi dalam tenda yang penuh pasir akan memberi rasa tidak nyaman.

Peralatan kemping juga harus terjaga kebersihannya, setelah digunakan cuci dengan air bersih bukannya air laut. Sebab air laut tidak bisa benar-benar membuat bersih peralatan yang ada malah terasa lengket atau berminyak. Begitu pula setelah bermain air di pantai, kalian tetap harus membilas dengan air tawar agar badan terasa segar tidak lengket.

 

Jangan Sekali-Kali Nyampah

Apapun kegiatanmu jangan sekali-kali meninggalkan sampah. Jangan mengorbankan alam hanya untuk kesenangan sesaatmu. Sebagai traveler yang cerdas, setiap bepergian pastikan untuk selalu membawa kantong plastik ukuran jumbo. Gunanya adalah untuk memasukkan sampah-sampah yang Areingers hasilkan selama kemping.

Sampah tersebut nantinya Areingers bawa pulang atau dibuang di tempat sampah yang Areingers temukan di lokasi lain. Kebiasaan ini tentu dapat diawali dari diri sendiri, namun jangan ragu untuk mengingatkan orang lain jika ada yang membuang sampah sembarangan atau malah mengubur sampah di dalam pasir. Dengan begitu Areingers bisa belajar menjadi traveler yang bertanggung jawab.

 

Nah jika semua tips ini sudah Areingers pahami, step selanjutnya adalah menentukan hari dan menyiapkan peralatan. Setelah itu langsung berangkat deh menuju lokasi. Have fun guys! Semoga tips ini bermanfaat.

 

Sumber