Tips Mendaki Gunung Rinjani yang harus Dipatuhi

Bagi Areingers yang suka traveling, tentu mendaki gunung menjadi salah satu hal yang wajib untuk dicoba. Bagaimana tidak? Areingers akan disuguhkan alam yang indah dan mempesona. Apa lagi Indonesia sendiri memiliki banyak gunung baik yang masih aktif maupun tidak.

Salah satunya ialah Gunung Rinjani. Gunung yang berada di  Pulau Lombok ini juga menjadi favorit para pendaki, karena keindahan pemandangannya. Dengan tinggi mencapai 3.76 mdpl, Gunung Rinjani sukses membuat ribuan orang rela jauh-jauh untuk menyapanya.

Tapi, apa Areingers sudah pernah mendaki Gunung Rinjani? Nah, jika belum, kita memiliki empat tips yang wajib Areingers taati ketika mendaki gunung favorit para pecinta alam ini. Begini tipsnya :

  

Memiliki fisik yang kuat

Ketika hiking para pendaki diharuskan untuk berjalan jauh, ditambah dengan beban berat di punggung. Sebelum melakukan pendakian, alangkah baiknya olahraga ringan beberapa minggu sebelum hari H, konsumsi buah dan sayur, serta selalu jaga kesehatan.

Selama pendakian Areingers akan berjalan puluhan kilometer dan tentunya akan merasa lelah. Jangan sungkan untuk meminta istirahat kepada team dan temanmu, serta jangan memaksakan diri jika Areingers sudah tak kuat.

Jika Areingers sakit jangan paksakan diri untuk tetap mendaki, turunkan egomu, dan istirahat saja di rumah. Jika memaksakan dikhawatirkan akan terjadi hal yang tidak diinginkan dan menyusahkan banyak orang.

 

Ikut jalur petunjuk yang ada dan patuhi peraturan

Jika Areingers sudah terbiasa mendaki gunung, tetap jangan menyepelekan segala petunjuk dan peraturan yang ada. Gunung merupakan 'rumah' barumu untuk beberapa saat, yang memiliki peraturan dan petunjuk yang wajib Areingers patuhi dan taati.

Petunjuk dan peraturan baik yang tidak tertulis maupun tertulis tentu untuk keamanan dan kenyamanan bersama. Dan tidak mungkin akan mencelakakan para pengunjung.

Di samping itu, Rinjani juga memiliki karakter yang berbeda dari gunung lainnya, medan yang ditawarkan lebih komplet dan harus ekstra berhati-hati. Rinjani memiliki medan berupa sabana, stepa, hutan tropis dan sebagainya, namun tak memiliki medan yang memiliki salju.

 

Jaga perkataan dan sikap

Karena berada di tempat baru, tentunya pendaki harus menjaga ucapan. Jangan berkata kasar, mengumpat, berbicara, dan tertawa terlalu keras.

Dan jaga sikapmu, jangan melakukan hal yang dapat mencelakakan orang lain atau lingkungan sekitar. Jangan melakukan hal yang tidak terpuji lainnya, seperti mencoret-coret, memetik bunga dan sebagainnya.

 

Jaga kebersihan

Yang tak kalah penting dan harus ditaati oleh siapapun yang berkunjung ke gunung mana saja adalah bawa kembali sampah-sampah yang dihasilkan. Jangan tingalkan sampah sekecil apa pun di gunung.

Sampah sudah menjadi masalah utama di tempat wisata, termasuk di gunung. Maka dari itu, sebaiknya ketika mendaki gunung bawalah trash bag untuk menaruh sampah-sampah, baik botol, plastik, hingga kertas. Tak jarang di beberapa gunung juga disiapkan pos lengkap dengan tempat sampah, jadi Areingers bisa menaruh sampah-sampah yang sudah dibawa tadi.

Sedikit informasi, bagi pendaki yang ingin mendaki Gunung Rinjani hingga ke puncak sebaiknya menggunakan rute Desa Sembalun. Sebaliknya, jika hanya sampai di Danau Segara Anak saja sebaiknya melewati Desa Senaru.

Siap mendaki Gunung Rinjani?

 

sumber