Tips merawat Sepatu Gunung

Tahukah kalian, bahwa bukan hanya kulit dan wajah yang harus dirawat? dan juga bukan hanya hati yang perlu mendapatkan perhatian.. Nah sepatu yang kalian pakai saat pendakian itu juga perlu perhatian dan perawatan loh guys.. Salah satunya adalah dengan cara mencuci sepatu, tetapi apakah hanya mencuci saja untuk memperhatikan sepatu kalian? tentu tidak dong.. yuk kita bahas disini.

Memilih Bahan Pembersih

Banyak pendaki nih yang memilih sepatu waterproof menjadi salah satu andalannya saat naik gunung. Nah akan tetapi banyak juga yang complain setelah pencucian pertama sepatu mereka jadi tidak waterproof lagi nih guys.. Kenapa sih? Nah, ini yang perlu kita bahas ya.. Gunakan sabuh dengan pH netral ya guys, jika kalian ingin membersihkannya dengan menggunakan sabun. Kalian bisa pakai sabun dan shampo bayi, biasanya tidak memiliki pH tinggi alias pH yang digunakan netral(7.0) Kalian tidak boleh menggunakan detergen ya guys.. Jika sepatu kalian berjamur, kalian bisa mencoba membersihkannya menggunakan campuran air dan cuka (80%-20% untuk komposisinya).

Nah untuk sebagian besar pendaki, jika tidak ingin mengambil resiko pemilihan bahan pembersih, lebih baik kalian mencuci sepatu kalian menggunakan air saja.

Simpan Sepatu Dengan Benar

Apakah kalian sudah menyimpan sepatu kalian dengan benar setelah dicuci? yakin nih?

Simpanlah sepatu dengan baik di tempat yang cukup udaranya, jika kalian memilih untuk mengembalikannya di dalam dus atau box sepatu, kalian bisa menambahkan silica gel di dalam box tersebut, agar kelembaban nya pun tetap terjaga. Jangan lupa, rahasia terbesar mimin dibongkar disini nih.. biasanya, untuk menjaga bentuk sepatu agar tetap kokoh dan keren, Gunakanlah kertas atau koran atau apapun yang bisa kalian masukkan ke dalam sepatu ke bagian paling depan, sehingga bentuk sepatu akan tetap sama, dan menghindari adanya perubahan bentuk sepatu bagian depan.

2 Hal tadi merupakan salah satu rahasia merawat sepatu gunung nih guys, nah kalian seperti apa nih merawat sepatunya? apakah dengan sepenuh hati? atau hanya asal-asal an saja? hehehhee.. salam Lestari!

// //