Tips Untuk Mencegah Tersesat Di hutan

Beberapa masa yang lalu kegiatan mendaki gunung bukanlah kegiatan yang banyak dilakukan orang. Akhir-akhir ini kegiatan di alam ini menjadi sebuah kegiatan yang bisa dilakukan oleh siapa saja, baik tua muda, anak-anak , kalangan pecinta alam dari sebuah institusi ataupun khalayak umum. 

Keamanan  dalam mendaki gunung

Dahulu kegiatan pendakian gunung hanya dilakukan oleh kalangan tertentu yang mengerti benar tentang segala sesuatunya yang diperlukan untuk mendaki gunung, hal ini dikarenakan kegiatan pendakian terlebih jika dilakukan di gunung yang memiliki ketinggian lumayan ataupun medan yang tidak mudah. 

Lengkapnya pengetahuan akan pendakian dan peralatan outdoor pun tidak bisa menjamin keamanan pendaki itu sendiri, karena keterbatasan kemampuan manusia jika dihadapkan dengan alam yang tidak bisa diprediksi. Namun kita harus tetap berusaha semaksimal mungkin agar terhindar dari kejadian yang tidak diinginkan selama pendakian seperti tersesat di hutan misalnya. Berikut adalah tips untuk mencegah agar tidak tersesat di hutan saat mendaki gunung.

Tips mencegah tersesat

  1. Jalur resmi

Jalur resmi pastinya ditetapkan dengan berbagai pertimbangan dan melalui proses trial and error. Lagipula jalur resmi pendakian dilengkapi dengan pos-pos dan basecamp yang berguna untuk tempat beristirahat yang aman. Jika terjadi masalah, pertolongan pun akan lebih mudah datang karena posisi pendaki yang jelas. Sebagai tambahan, pastikan kita melakukan registrasi sebelum memulai pendakian agar keberadaan kita terdeteksi dengan jelas.

  1. Pendamping berpengalaman

Pastikan bahwa kita bersama orang yang lebih berpengalaman atau ahli.  Pendaki berpengalaman akan mengerti bagaimana bertindak jika ada situasi darurat.

  1. GPS

Manfaatkan GPS agar tidak tersesat. Penggunaan GPS yang bisa menyimpan peta secara offline akan sangat bermanfaat karena penerimaan sinyal mungkin sangat buruk di hutan atau gunung.

  1. Riset terlebih dahulu

Melakukan riset baik lewat internet ataupun mencari tahu dari pihak basecamp berguna untuk mengerti lebih baik akan jalur pendakian yang akan ditempuh.

  1. Tetap bersama

Usahakan untuk tetap bersama dengan rombongan baik saat jalur naik maupun turun. Banyak kasus pendaki tersesat disebabkan oleh terpisahnya pendaki tersebut dari rombongan.

  1. Mendaki siang hari

Selain besarnya kemungkinan bertemu dengan hewan buas nokturnal, terbatasnya oksigen yg berasal dari tumbuhan pada malam hari serta terbatasnya penglihatan menjadikan pendakian malam hari lebih beresiko dibandingkan pendakian siang hari.

  1. Kenali batas mu

Hindari memaksakan diri, hal ini dapat membahayakan diri. Untuk tetap fokus dan memiliki kesadaran penuh saat mendaki pastikan fisik dan mental tetap pada keadaan yang baik.

Selain harus memperhatikan tips diatas pemilihan perlengkapan outdoor yang berkualitas seperti Arei outdoor gear  juga sangat mendukung. Terlepas dari semua, selalu awali pendakian dengan doa dan hormati serta hargai selalu alam.